, ,

Warga Ciputat Protes Sampah Tak Diangkut Berminggu-minggu: Bau-Banyak Belatung

oleh -175 Dilihat
oleh
Warga Ciputat Protes

Warga Ciputat Protes Sampah Tak Diangkut Berminggu-minggu: Bau Tak Tertahankan dan Banyak Belatung

Sei Rampah  – Warga Ciputat Protes mengungkapkan keluhan mendalam terkait pengelolaan sampah yang buruk di lingkungan mereka. Sejumlah kampung dan perumahan di kawasan ini sudah lebih dari dua minggu terbengkalai dengan sampah yang menumpuk, menyebabkan bau tak sedap yang menyebar ke seluruh area. Tumpukan sampah ini juga mulai menarik perhatian warga karena banyaknya belatung yang muncul, membuat situasi semakin tidak terkendali.

Warga setempat mengungkapkan bahwa meskipun mereka telah menghubungi pihak terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup dan pihak pengelola sampah, namun hingga kini, tumpukan sampah tersebut tetap bertahan dan belum diangkut.

Tumpukan Sampah Mengganggu Kesehatan dan Lingkungan

Salah satu warga, Ibu Siti, yang tinggal di kawasan Ciputat Timur, menceritakan bahwa sampah di lingkungan mereka sudah menumpuk sejak beberapa minggu terakhir. Sampah-sampah rumah tangga, sisa makanan, dan sampah plastik tersebar di sejumlah titik, menciptakan bau busuk yang sangat mengganggu kenyamanan.

“Sampah ini sudah ada lebih dari dua minggu, bahkan mulai dari minggu kedua Desember. Kami sudah beberapa kali melapor ke petugas kebersihan, tapi tidak ada respons. Bau busuknya sangat mengganggu, bahkan belatung sudah mulai muncul. Ini sangat berbahaya untuk kesehatan warga, terutama anak-anak,” kata Siti dengan wajah kecewa.

Tumpukan sampah tersebut, selain mengeluarkan bau yang tidak sedap, juga mengundang serangga dan belatung yang berpotensi menularkan penyakit. Beberapa warga juga melaporkan adanya kemunculan tikus yang mencari makan di antara sampah-sampah yang menumpuk. Kondisi ini dikhawatirkan akan semakin buruk jika tidak segera ditangani.Warga Keluhkan Bau Busuk Hingga Belatung dari TPS3R Pasar

Baca Juga: Ketegangan Natal Jet Tempur Polandia Cegat Pesawat Intai Rusia di Laut Baltik

Protes Warga: Tidak Ada Pengangkutan Sampah Sejak Beberapa Minggu Lalu

Menurut Budi Santoso, salah seorang warga yang juga merasakan dampak dari tumpukan sampah ini, ia merasa sangat kecewa dengan kinerja pengelola sampah yang dinilai lamban dalam menangani masalah ini. Budi menegaskan bahwa masyarakat setempat sudah berulang kali menghubungi pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, namun hingga saat ini tidak ada tindakan nyata.

“Ini sudah minggu ketiga, sampah masih bertumpuk di sini. Kami sudah menghubungi pihak terkait, baik lewat telepon maupun media sosial, tetapi respons yang kami terima sangat lambat. Bahkan, beberapa warga mulai turun ke jalan untuk protes. Kami hanya ingin masalah sampah ini segera diselesaikan,” ujar Budi yang terlihat frustasi.

Warga Ciputat merasa bahwa pelayanan pengelolaan sampah yang mereka terima sangat tidak memadai, terutama mengingat pentingnya pengelolaan kebersihan untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal.

Pengaruh Buruk terhadap Kesehatan Masyarakat

Dokter Nani, seorang tenaga medis di salah satu klinik setempat, mengungkapkan bahwa penumpukan sampah yang lama tidak hanya menyebabkan gangguan penciuman akibat bau busuk, tetapi juga dapat berisiko bagi kesehatan warga, terutama anak-anak dan orang lanjut usia. Belatung juga merupakan indikasi bahwa sampah ini sudah terkontaminasi. Ini bisa berbahaya, terutama bagi anak-anak yang lebih rentan terhadap penyakit,” kata Dr. Nani.

Pihak Terkait Berjanji Menangani Masalah

Setelah adanya protes yang semakin meluas, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan akhirnya memberikan tanggapan.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Memang ada beberapa kendala teknis yang menyebabkan penundaan pengangkutan sampah.

Warga Ciputat Protes Harapan Warga Ciputat

Meskipun pihak pemerintah daerah telah berjanji untuk segera menangani masalah ini, warga Ciputat berharap agar kejadian serupa tidak terulang. Mereka berharap adanya sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien dan penanganan yang lebih responsif terhadap masalah kebersihan lingkungan.

“Kami berharap ke depannya ada solusi jangka panjang agar masalah sampah ini tidak terus berlarut-larut. Semoga pemerintah daerah dapat segera memperbaiki sistem pengangkutan sampah dan memastikan kebersihan lingkungan kita tetap terjaga,” ujar Siti, yang mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan di sekitar tempat tinggal.

Kesimpulan: Pentingnya Pengelolaan Sampah yang Efektif

Kasus penumpukan sampah yang terjadi di Ciputat menjadi sebuah contoh nyata betapa pentingnya pengelolaan sampah yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.