, ,

Pedagang Kalibata Dapat Ancaman Buntut 2 Matel Tewas Dikeroyok

oleh -210 Dilihat
oleh
Pedagang Kalibata

Pedagang Kalibata Dapat Ancaman Buntut 2 Matel Tewas Dikeroyok

Sei Rampah —  Pedagang Kalibata Sebuah kejadian tragis terjadi di Kalibata, Jakarta Selatan, yang melibatkan dua remaja yang tewas dikeroyok oleh sekelompok orang pada Malam Tahun Baru 2026. Kejadian ini tidak hanya mengejutkan masyarakat, tetapi juga memicu ketegangan antara pedagang di sekitar lokasi dan para pelaku. Dalam beberapa hari pasca peristiwa tersebut, sejumlah pedagang yang berada di sekitar Pasar Kalibata melaporkan bahwa mereka menerima ancaman dari pihak-pihak yang diduga terkait dengan kelompok yang terlibat dalam pengeroyokan.

Kronologi Kejadian: Dua Matel Tewas Dikeroyok di Kalibata

Pada malam 31 Desember 2025, sekitar pukul 23.30 WIB, dua orang remaja yang diketahui berusia 17 tahun, berinisial R dan D, terlibat dalam keributan dengan sejumlah orang di sekitar Pasar Kalibata. Menurut saksi mata, perkelahian tersebut bermula dari perdebatan sepele yang kemudian berkembang menjadi pengeroyokan. Kedua remaja tersebut dikeroyok hingga tewas, dan jenazah mereka ditemukan oleh warga sekitar pada dini hari 1 Januari 2026.

Keberadaan pedagang yang ada di sekitar lokasi tidak dapat menghindarkan mereka dari situasi yang tegang. Beberapa pedagang yang menjadi saksi mata mengungkapkan bahwa mereka merasa khawatir jika mereka terlibat dalam masalah tersebut, terutama setelah mengetahui bahwa kelompok yang terlibat dalam pengeroyokan memiliki hubungan dengan organisasi lokal.

“Perkelahian itu terjadi begitu cepat. Kami tidak bisa berbuat banyak. Setelah kejadian itu, beberapa pedagang mulai mendapat ancaman agar tidak melaporkan apa yang mereka lihat,” kata Hendra, salah satu pedagang yang berada di sekitar lokasi kejadian.Chaos di Kalibata! 2 'Mata Elang' Tewas Dikeroyok, Teman Korban Ngamuk  Serang Warung hingga Bakar Motor - AbnNews

Baca Juga: 17 Prajurit Divonis 6-9 Tahun Bui dan Dipecat di Kasus Kematian Prada Lucky

Ancaman Terhadap Pedagang Kalibata

Setelah kejadian tragis tersebut, sejumlah pedagang yang berada di sekitar Pasar Kalibata mengaku menerima ancaman dari orang-orang yang diduga terkait dengan kelompok yang terlibat dalam pengeroyokan. Mereka diancam untuk tidak bersaksi atau memberikan informasi yang dapat memberatkan kelompok tersebut.

Para pedagang yang merasa terancam ini akhirnya melapor ke Polsek Kalibata, namun mereka meminta agar identitas mereka dirahasiakan karena khawatir akan keselamatan mereka dan keluarga mereka.

“Beberapa dari kami yang menjadi saksi mendapat pesan ancaman lewat telepon dan pesan singkat. Mereka meminta agar kami tidak memberi informasi lebih lanjut kepada polisi,” ujar Dewi, seorang pedagang lainnya yang tidak ingin disebutkan namanya.

Pihak kepolisian yang sudah menerima laporan ancaman ini segera melakukan penyelidikan lebih lanjut. Mereka berjanji untuk memberikan perlindungan bagi para saksi dan pedagang yang merasa terancam. Kepolisian juga meningkatkan patroli di sekitar Pasar Kalibata untuk memastikan keamanan warga dan pedagang yang merasa khawatir dengan situasi ini.

Penyelidikan dan Identifikasi Pelaku

Polisi yang datang ke lokasi kejadian segera melakukan pencarian terhadap pelaku pengeroyokan dan mengumpulkan bukti dari saksi mata dan rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi. Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan, polisi mengidentifikasi beberapa orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

“Saat ini kami masih menyelidiki kasus ini dan sudah mengidentifikasi beberapa orang yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut. Kami akan terus bekerja keras untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini,” ujar Kompol Taufik, Kapolsek Kalibata.

Tanggapan Masyarakat dan Pedagang

Kejadian ini telah menambah ketegangan di kalangan masyarakat dan pedagang yang berada di sekitar Kalibata.

“Kalibata dulu sangat aman, tetapi belakangan ini banyak kejadian yang membuat kami takut.

Masyarakat berharap agar aparat kepolisian dapat menindak tegas para pelaku pengeroyokan dan ancaman yang dialami oleh pedagang. Mereka juga menginginkan adanya upaya preventif agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

“Harapannya, setelah kejadian ini, pihak kepolisian bisa lebih sering melakukan patroli, apalagi di malam hari. Kita tidak ingin ketakutan ini berlanjut,” tambah Rina, salah satu pedagang yang memiliki toko di sekitar kawasan tersebut.

Pentingnya Pengawasan di Kawasan Pasar dan Lingkungan Perkotaan

“Pengawasan yang lebih ketat, terutama pada malam hari, sangat diperlukan di kawasan pasar seperti ini.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.