, ,

Jelang Libur Nataru Daop 8 Surabaya Lakukan Ramp Check

oleh -333 Dilihat
oleh

SeiRampah – Jelang Libur Nataru  panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mulai melakukan ramp check atau pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh sarana dan prasarana kereta api. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa perjalanan kereta api selama masa liburan akhir tahun berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman bagi penumpang.

Jelang Libur Nataru Kegiatan ramp check dilakukan sejak awal November dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari teknisi sarana, petugas prasarana, hingga tim keselamatan kerja. Pemeriksaan ini mencakup lokomotif, rangkaian gerbong, jalur rel, sistem persinyalan, serta fasilitas di stasiun-stasiun utama.

Fokus pada Keselamatan dan Kesiapan Operasional

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan bahwa ramp check ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan rutin tahunan dalam menghadapi lonjakan penumpang yang selalu meningkat saat libur Nataru.

“Pemeriksaan kami lakukan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh armada siap beroperasi tanpa gangguan. Mulai dari pengecekan rem, roda, sistem pengereman darurat, hingga kebersihan interior gerbong,” ujar Luqman di Surabaya, Jumat (8/11).

Jelang Libur Nataru
Jelang Libur Nataru

Baca Juga : Menko Yusril Ungkap Prabowo Lantik Komite Reformasi Kepolisian Sore Ini

Menurutnya, pemeriksaan juga dilakukan terhadap sarana cadangan yang akan digunakan sebagai pengganti jika terjadi kendala teknis pada kereta utama. “Kami tidak ingin ada kejadian yang menghambat perjalanan penumpang. Semua harus dalam kondisi siap jalan,” tambahnya.

Jalur dan Sinyal Jadi Perhatian Utama

Selain armada kereta, jalur rel dan sistem sinyal menjadi prioritas pemeriksaan utama. Tim teknis Daop 8 Surabaya melakukan pengecekan di sepanjang jalur Surabaya–Malang, Surabaya–Blitar, hingga Surabaya–Banyuwangi, termasuk jembatan, wesel, dan perlintasan sebidang.

“Musim hujan mulai tiba, jadi kami perlu memastikan tidak ada potensi longsor atau banjir yang bisa mengganggu perjalanan. Petugas juga siaga 24 jam di titik-titik rawan,” jelas Luqman.

KAI Daop 8 juga berkoordinasi dengan pihak BMKG, pemerintah daerah, dan aparat keamanan untuk memantau kondisi cuaca serta situasi lalu lintas di sekitar stasiun besar seperti Stasiun Gubeng, Pasarturi, Malang, dan Mojokerto.

Perawatan Ekstra untuk Kereta Favorit

Kereta-kereta tersebut juga mendapat perawatan ekstra, termasuk pengecekan sistem pendingin udara (AC), kursi, lampu penerangan, serta toilet.

“Kami ingin memastikan seluruh penumpang merasakan kenyamanan maksimal. Petugas cleaning service juga disiapkan lebih banyak agar kebersihan di setiap gerbong tetap terjaga selama perjalanan,” ungkap Luqman.

Selain itu, pemeriksaan sistem kelistrikan, radio komunikasi antarstasiun, serta sistem pengereman otomatis (Automatic Train Protection) juga menjadi bagian penting dari ramp check tahun ini.

Antisipasi Lonjakan Penumpang

PT KAI Daop 8 memperkirakan lonjakan penumpang akan mulai terjadi pada pertengahan Desember, terutama pada tanggal 20–25 Desember 2025 menjelang perayaan Natal, serta menjelang malam pergantian tahun.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, KAI telah menyiapkan penambahan jadwal keberangkatan dan layanan tiket online lebih awal. “Kami ingin masyarakat bisa merencanakan perjalanan sejak dini agar tidak kehabisan tiket. Sistem pemesanan online juga terus kami perkuat agar tidak terjadi gangguan saat traffic tinggi,” kata Luqman.

Berdasarkan data tahun sebelumnya, volume penumpang di wilayah Daop 8 Surabaya bisa meningkat hingga 30–40 persen selama periode libur Nataru, terutama untuk rute menuju kota wisata seperti Malang dan Banyuwangi.

Koordinasi dengan Petugas Lapangan dan Posko Siaga

Sebagai langkah pengawasan, Daop 8 Surabaya juga membentuk posko siaga Nataru di sejumlah stasiun besar. Posko ini akan beroperasi selama 24 jam penuh, memantau arus penumpang dan kelancaran perjalanan kereta api.

“Petugas keamanan, kesehatan, dan pelayanan pelanggan akan siaga di setiap posko. Kami juga menyiapkan tim medis dan ambulans di titik-titik strategis untuk mengantisipasi kondisi darurat,” terang Luqman.

Selain itu, KAI juga bekerja sama dengan Polsuska (Polisi Khusus Kereta Api) dan aparat kepolisian setempat guna menjaga keamanan di dalam stasiun dan sepanjang jalur perjalanan.

Uji Coba dan Evaluasi Akhir

Setelah ramp check selesai, Daop 8 akan melakukan uji coba operasional atau “running test” terhadap kereta dan sistem prasarana. Pengujian dilakukan dengan menjalankan rangkaian kereta tanpa penumpang untuk menilai kinerja teknis di lapangan.

“Semua hasil pemeriksaan akan dievaluasi. Jika ada temuan, langsung kami tindak lanjuti sebelum masa angkutan Nataru dimulai,” ujar Luqman.

Ia menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap perjalanan kereta api. “Kami ingin memastikan setiap penumpang sampai di tujuan dengan selamat dan puas dengan layanan yang kami berikan.”

Penutup

Langkah ramp check yang dilakukan PT KAI Daop 8 Surabaya menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan keselamatan dan keandalan transportasi publik menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Dengan demikian, liburan akhir tahun bisa dinikmati dengan aman, nyaman, dan penuh kenangan bersama keluarga.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.