, ,

Banjir Desa Sei Rampah: Ratusan Warga Mengungsi Setelah Tanggul Jebol

oleh -282 Dilihat

Sei Rampah – Banjir Desa Sei Rampah kembali menggenangi ratusan rumah setelah tanggul Sungai Belutu dan Sungai Saur jebol pada Sabtu (29/11/2025) siang. Warga Dusun III Desa Sei Rampah langsung mengevakuasi barang-barang elektronik serta sepeda motor dengan rakit darurat yang mereka buat dari drum dan batang pisang. Sebanyak 400 KK memilih mengungsi ke rumah kerabat maupun tenda yang disiapkan pemerintah.

Baca Juga: Pengungsi banjir di Serdang Bedagai Sumut butuh selimut dan obat

Air mulai naik sejak pukul 01.00 WIB. Di Kampung Mandailing, kedalaman banjir mencapai satu meter di badan jalan. Halaman rumah warga bahkan terendam hingga 150 cm. Situasi ini memaksa banyak keluarga meninggalkan rumah lebih cepat.

Banjir Desa Sei Rampah

Husain, warga Kampung Mandailing, mengungsi ke Sei Rejo bersama keluarganya. Ia hanya berhasil menyelamatkan sebagian barang sebelum banjir masuk lebih dalam. Ia meminta pemerintah menambah perahu karet agar proses evakuasi semakin cepat. “Sampan sudah ada, tapi masih kurang,” tuturnya.

Baca Juga: Kunjungan Silaturahmi PD Al Washliyah Sergai dengan PA Sei Rampah Siap Berkolaborasi

Walau kondisi sulit, Husain tetap mengapresiasi pemerintah desa, TNI, dan Polri yang bergerak cepat membantu warga. Menurutnya, seluruh pihak menunjukkan kerja sama yang kuat selama proses penyelamatan.

Kepala Dusun III, Johansyah Saputra, menyampaikan bahwa 400 KK terdampak banjir, dan jumlah pengungsi masih mungkin bertambah karena air belum surut.

Untuk mempercepat penyelamatan, BUMDes Sadariah Bartong mengirim delapan perahu karet arung jeram ke titik-titik yang membutuhkan dukungan. Bantuan ini memperkuat upaya lapangan agar banjir Desa Sei Rampah dapat tertangani lebih cepat, aman, dan terkoordinasi.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.